PPFI Jajaki Kerjasama Film Indonesia – Suriname

20090320_104056_film

PPFI Jajaki Kerjasama Film Indonesia – Suriname

Persatuan Perusahaan Film Indonesia (PPFI) menawarkan kemungkinan kerja sama di bidang perfilman dengan Suriname, karena sebagian warganya dinilai memiliki kebudayaan yang sama dengan Indonesia terutama budaya Jawa.

Pernyataan itu disampaikan Manager Communicatioan Affairs Multivision Plus, Groza, mewakili Ketua PPFI, Raam Punjabi pada diskusi ‘Forum Kerja sama Bidang Kebudayaan Indonesia-Suriname’ di Jakarta, Senin (29/6).

“Jika memungkinkan dari kerja sama kebudayaan antara kedua negara ini kami ingin melakukan kerja sama pada bidang film,” katanya pada diskusi yang menghadirkan Duta Besar Suriname untuk Indonesia, Angelic Alihusain del-Castilho yang menjadi pembicara dalam diskusi itu.

Groza menjelaskan, kerja sama itu bisa dilakukan dalam bentuk pemutaran film-film Indonesia di Suriname yang memiliki nilai dan unsur budaya dari suku Jawa atau memproduksi film bersama.

Atau bahkan membuka saluran televisi khusus di Suriname melalui program acara yang berkaitan dengan tema perkembangan budaya Jawa di dunia termasuk yang ada pada kedua negara.

Suriname yang memiliki total penduduk sekitar 500 ribu jiwa dari berbagai etnis dan suku termasuk 20% di antaranya adalah suku Jawa, dinilai memiliki potensi yang bagus dalam bisnis dunia perfilman bagi bagi Suriname atau Indonesia.

“Kalau di Eropa film horor Indonesia cukup diminati, tapi kami belum mengetahui seperti apa minat suku Jawa di Suriname yang belum tentu semua berasal dari Indonesia. Namun kami berharap dari kerja sama kebudayaan dua negara ini bisa menghasilkan hal positif bagi perfilman,” ujarnya.

Duta Besar Suriname untuk Indonesia, Angelic Alihusain del-Castilho, mengatakan, kemungkinan kerja sama bidang film antara Suriname – Indonesia bisa saja diwujudkan, namun perlu pembahasan yang serius.

Karena itu pihak Suriname mengundang PPFI melakukan pertemuan untuk membahas tidak lanjut terkait kemungkinan itu yang merupakan bagian dari kerja sama kebudayaan kedua negara.

Dewasa ini sekitar 20% populasi penduduk dari total sekitar 500 ribu warga Suriname merupakan suku Jawa yang pertama kali pindah dari Belanda ke negara itu pada tahun 1890, sehingga pada 2010 suku Jawa yang bermigrasi ke Suriname genap berusia 120 tahun. (kpl/bun)

Suriname, Suriname musik, Suriname video, Suriname foto, Suriname cinta, Suriname berita, Suriname awek, Suriname kontraksi, Suriname Hiburan, Suriname malaysia, Suriname Melayu, Suriname Indon, Suriname Indonesia, Suriname gambar, Suriname cerita, Suriname pilihan, Suriname kl, Suriname bf1,Berita Hiburan musik, Berita Hiburan video, Berita Hiburan, Berita, Hiburan cinta, Berita Hiburan berita, Berita Hiburan awek, Berita Hiburan kontraksi, Berita Hiburan Hiburan, Berita Hiburan malaysia, Berita Hiburan Melayu, Berita Hiburan, Berita Hiburan Indonesia,Berita Hiburan gambar, Berita Hiburan cerita, Berita Hiburan pilihan, Berita Hiburan kl, Berita Hiburan bf1, Artis musik, Artis video, Artis foto,Artis berita, Artis awek, Artis kontraksi, Artis Hiburan, Artis malaysia, Artis Melayu, Artis Indon, Artis Indonesia, Artis gambar, Artis cerita, Artis pilihan, Artis kl, Artis bf1, Artis foto, Artis Indon, Artis cinta, hiburan malaysia, hiburan melayu, hiburan korea, hiburan jepun, hiburan