Tag Archives: bicara

Jennifer Connelly Biarkan Anak Bicara Kasar

jennifer-connelly

Jennifer Connelly Biarkan Anak Bicara Kasar

Jennifer Lynn Connelly (lahir 12 Desember 1970) merupakan seorang aktris berkebangsaan Amerika Serikat yang memenangkan Oscar sebagai aktris terbaik. Dia dilahirkan di Catskill Mountains, New York. Dia mulai berkarir di dunia film sejak tahun 1984.

Awal karir

Connelly menjadi bintang dengan gambar berikutnya, fantasi Labyrinth (1986), bermain Sarah, seorang remaja yang berharap adiknya ke dunia goblin goblin diperintah oleh raja Jareth (David Bowie), jadi dia kemudian harus perjalanan melalui labirin untuk mengambil dia. Kecewa film di box office. Connelly membintangi dalam beberapa film tidak jelas, seperti Etoile (1988) dan Beberapa Girls (1988). The Dennis Hopper-diarahkan The Hot Spot (1990) ternyata tidak sukses, kritis atau komersial. Film lain, Career Opportunities, lebih sukses. Ini akan menjadi yang pertama dari tujuh film di mana ia tampak telanjang. Connelly ini muncul dalam sampul Esquire pada bulan Agustus 1991, sebagai bagian dari “Women We Love” fitur. [8] Ia tampil bersama Jason Priestley di Roy Orbison video musik “Aku Menyetir All Night” pada tahun 1992. Connelly mulai belajar bahasa Inggris di Yale, dan dua tahun kemudian dipindahkan ke Stanford.

Anggaran yang besar Disney film The Rocketeer (1991) juga gagal untuk menyalakan Connelly karier; setelah gagal, dia mengambil beberapa waktu istirahat dari akting. Tahun 1996 film independen memainkan Harbor Jauh terhadap jenis dan mengisyaratkan yang jauh lebih luas daripada yang sebelumnya ditampilkan. Connelly mulai muncul dalam lebih kecil tapi dianggap baik film, seperti tahun 1997 Inventing the Abbotts dan 2000’s Waking the Dead. Dia memainkan lesbian perguruan tinggi di tahun 1995 John Singleton ensemble drama, Higher Learning. Disukai yang kritis film fiksi ilmiah 1998 Dark City diberikan padanya kesempatan untuk bekerja dengan aktor sebagai Rufus Sewell, William Hurt, Ian Richardson, dan Kiefer Sutherland. Connelly revisited gambar wanita awam-nya, walaupun dalam cara yang lebih bersahaja, karena film biografi Pollock tahun 2000, di mana ia bermain Jackson Pollock’s gundik.

Filmografi

  • Once Upon a Time in America (1984)
  • Dario Argento’s World of Horror (1985) (documentary)
  • Phenomena (1985)
  • Seven Minutes in Heaven (1985)
  • Labyrinth (1986)
  • Ballet (1988)
  • Some Girls (1988)
  • The Hot Spot (1990)
  • Career Opportunities (1991)
  • The Rocketeer (1991)
  • Of Love and Shadows (1994)
  • Higher Learning (1995)
  • Mulholland Falls (1996)
  • Far Harbor (1996)
  • Inventing the Abbotts (1997)
  • Dark City (1998)
  • Waking the Dead (2000)
  • Requiem for a Dream (2000)
  • Pollock (2000)
  • A Beautiful Mind (2001)
  • Hulk (2003)
  • House of Sand and Fog (2003)
  • Dark Water (2005)
  • Little Children (2006)
  • Blood Diamond (2006)
  • Reservation Road (2007)

Yang akan datang:

  • Born (2008)
  • 9 (2008) – 7 (Voice)
  • He’s Just Not That Into You (2008)

Di Indonesia, sopan santun dalam bertutur kata menjadi perhatian banyak orang tua kepada anaknya. Namun aktris Jennifer Connelly mengaku membiarkan anak-anaknya berkata kasar.

“Aku tidak pernah mempermasalahkan jam tidur anak-anak, begitupula kalau mereka berkata kasar. Aku tak akan mengomelinya, karena aku juga sering bicara kasar kalau menjatuhkan barang,” ujarnya seperti dikutip detikhot dari Contact Music, Minggu (6/9/2009).

Pemain film ‘Blood Diamond’ itu memang ingin menjadi ibu yang tidak kaku. Ia ingin kedua anaknya, Kai (12) dan Stellan (6), menjadi pribadi yang bisa menyaring sendiri mana bahasa yang baik atau yang tidak.

Namun Connelly berubah menjadi tegas jika kedua buah hatinya mulai berperilaku kasar dan seenaknya. “Aku tidak pernah suka dengan orang yang kasar atau semena-mena dengan orang lain, untuk yang ini aku tegas,” imbuhnya.

Jennifer Connelly Biarkan, Jennifer Connelly Biarkan musik, Jennifer Connelly Biarkan video, Jennifer Connelly Biarkan foto, Jennifer Connelly Biarkan berita, Jennifer Connelly Biarkan Hiburan, Jennifer Connelly Biarkan malaysia, Jennifer Connelly Biarkan Melayu, Jennifer Connelly Biarkan gambar, Jennifer Connelly Biarkan lagu, Jennifer Connelly Biarkan cinta, Jennifer Connelly Biarkan cerita, Jennifer Connelly Biarkan bf1,Berita Hiburan musik, Berita Hiburan video, Berita Hiburan, Berita, Hiburan cinta, Berita Hiburan berita, Berita Hiburan awek, Berita Hiburan kontraksi, Berita Hiburan Hiburan, Berita Hiburan malaysia, Berita Hiburan Melayu, Berita Hiburan, Berita Hiburan Indonesia,Berita Hiburan gambar, Berita Hiburan cerita, Berita Hiburan pilihan, Berita Hiburan kl, Berita Hiburan bf1, Artis musik, Artis video, Artis foto,A rtisArtis berita, Artis awek, Artis kontraksi, Artis Hiburan, Artis malaysia, Artis Melayu, Artis Indon, Artis Indonesia, Artis gambar, Artis cerita, Artis pilihan, Artis kl, Artis bf1, Artis foto, Artis Indon, Artis cinta, hiburan malaysia, hiburan melayu, hiburan korea, hiburan jepun, hiburan, tayang, tayang gambar, tayang hantu, tayang artis, tayang malaysia, tayang indonesia, korea, tayang jepun, tayang china, tayang hongkong, tayang gay, hiburan gay, gay hiburan, homoseks, artis gay, gay artis, awek cantik, awek artis, awek malaysia, awek indon, awek korea, awek jepun, awek cina, awek melayu, lagu, lagu malaysia, lagu cina, lagu hantu, lagu lagu, lagu korea, lagu jepun, lagu gay, lagu indon, lagu indonesia, lagu melayu, lagu bf1, Jennifer, Connelly, Biarkan, Anak, Bicara, Kasar

Duh, Film Sumut Telah Mati…

3

Duh, Film Sumut Telah Mati…

MEDAN, KOMPAS.com – Kejayaan industri perfilman Sumatera Utara tinggal kenangan. Hal ini disebabkan pelaku industri film ini sudah banyak yang berpindah ke Jakarta dan beralih bisnis ke sektor lain. Padahal, pada era 1950 sampai 1970-an, industri perfilman Sumut berkembang baik.

”Dahulu banyak film yang dibuat di Sumut. Masyarakat juga bisa menyaksikan film-film itu di bioskop-bioskop murah yang ada di sejumlah kota,” tutur AR Qamar, mantan sutradara film Sumut saat bicara dalam sarasehan bulanan yang digelar oleh Badan Warisan Sumatera (BWS) di Medan, Sabtu (8/8).

Qamar mengatakan, kejayaan perfilman di Sumut dimulai pada era 1950-an dengan ditandai berdirinya perusahaan film. Pada 1954 berdiri perusahaan film Pesfin yang didirikan seorang aktor, yaitu Bakaruddin. Sebelumnya, dia pernah berperan dalam film-film Malaysia. Pada tahun 1955 muncul Radial Film yang memproduksi film-film berlatar belakang seni musik dan seni tari daerah Melayu, seperti film Serampang XII dan Tanjung Katung.

Pada tahun 1958, muncul Rencong Film Corporation (Refic) yang memproduksi film perjuangan kemerdekaan dalam bentuk komedi. Film ini berjudul Piso Surit dan Ordipa (Orang-orang di Kebun Para). Tidak hanya sektor swasta, Yayasan Pemerintah Daerah (Pemda) Sumut pada tahun 1961 memproduksi film Sungai Ular. Pembuatan film ini menelan empat korban jiwa dalam proses pembuatannya. Film tersebut dibintangi salah satunya oleh AS Rangkuti (Wali Kota Medan akhir 1980-an).

Sepanjang sejarah perfilman di Medan terdapat sejumlah nama yang dianggap berjasa, seperti Amir Yusuf, Ya’kub Harahap, dan Bachtiar Siagian. Sayangnya, nama-nama ini tidak banyak dikenal oleh masyarakat Medan.

Wartawan senior Sumut, Mohammad To Wan Haria, mengatakan, penyebab utama kemunduran film di Sumut adalah kehadiran jaringan bioskop nasional. Hal ini menyebabkan bioskop lokal menjadi kalah bersaing. Bioskop yang umumnya dikelola oleh pemda ini satu per satu tutup. Pemda tidak mempunyai dana lagi untuk mengoperasikan bioskop tersebut.

”Hal ini diperparah dengan hijrahnya produser film ke Jakarta. Sementara (produser) yang ada di Sumut beralih bisnis ke sektor lain,” katanya.

Begitu pun dengan nama bioskop yang pernah ada di Medan, sebagian besar hilang jejaknya dan berubah fungsi. Pada era 1950-an di Medan saja terdapat 15 bioskop. Bioskop itu di antaranya Bioskop Deli di Jalan Perdana, Bioskop Ria, Kusuma (sebelumnya bernama Capitol), Olympia di Jalan MT Haryono, Juwita di Jalan Surabaya, Minang (sebelumnya bernama Morning), Horas dan Riang (Rio) di Jalan Pandu, Cathay dan Medan di Jalan Sutomo, Asia di Jalan Wahidin, dan Bioskop Metropol (diubah namanya jadi Rencong tahun 1960-an).

Film Sumut, Film Sumut musik, Film Sumut video, Film Sumut foto, Film Sumut berita, Film Sumut Hiburan, Film Sumut malaysia, Film Sumut Melayu, Film Sumut gambar, Film Sumut lagu, Film Sumut cinta, Film Sumut cerita, Film Sumut bf1,Berita Hiburan musik, Berita Hiburan video, Berita Hiburan, Berita, Hiburan cinta, Berita Hiburan berita, Berita Hiburan awek, Berita Hiburan kontraksi, Berita Hiburan Hiburan, Berita Hiburan malaysia, Berita Hiburan Melayu, Berita Hiburan, Berita Hiburan Indonesia,Berita Hiburan gambar, Berita Hiburan cerita, Berita Hiburan pilihan, Berita Hiburan kl, Berita Hiburan bf1, Artis musik, Artis video, Artis foto,ArtisArtis berita, Artis awek, Artis kontraksi, Artis Hiburan, Artis malaysia, Artis Melayu, Artis Indon, Artis Indonesia, Artis gambar, Artis cerita, Artis pilihan, Artis kl, Artis bf1, Artis foto, Artis Indon, Artis cinta, hiburan malaysia, hiburan melayu, hiburan korea, hiburan jepun, hiburan, tayang, tayang gambar, tayang hantu, tayang artis, tayang malaysia, tayang indonesia, korea, tayang jepun, tayang china, tayang hongkong, lagu, lagu malaysia, lagu cina, lagu hantu, lagu lagu, lagu korea, lagu jepun, lagu gay, lagu indon, lagu indonesia, lagu melayu, lagu bf1

Jennifer Aniston Stres Jadi Artis Terkenal

2

Jennifer Aniston

Jennifer Aniston Stres Jadi Artis Terkenal

VIVAnews – Sejak menjadi artis, kehidupan Jennifer Aniston tak pernah sepi dari kejaran media dan paparazi. Hal ini ternyata membuat janda Brad Pitt tersebut stres. Dia merasa kehidupan pribadinya terlalu diekspos.

Tetapi, artis cantik ini tak ingin meninggalkan dunia akting yang telah membesarkan namanya.

“Ini sangat aneh. Tetapi saya tidak akan pernah berhenti dari pekerjaan saya karena saya tak akan membiarkan paparazi lebih merasa memiliki kekuatan dibanding saya,” kata artis yang akrab disapa Jen ini seperti dikutip dari Showbizspy, Senin 10 Agustus 2009.

Walaupun dirinya merasa stres dan lelah karena selalu dikuntit paparazi, mantan pacar John Mayer ini berusaha untuk bersikap bijaksana.

“Ini hal yang sangat menghebohkan. Saya berusaha untuk menyikapinya dengan sederhana dan mencoba untuk berpikir positif,” tambahnya.

Untuk menghilangkan rasa stres karena ulah para paparazi, biasanya Jen memilih untuk mencurahkan isi hatinya dengan para teman dekatnya.

“Saya memiliki kelompok kecil. Biasanya saya bicara pada mereka dan mendapatkan nasihat dan saya mendapatkan apa yang harus saya lakukan,” tandasnya.

Jennifer Aniston, Jennifer Aniston musik, Jennifer Aniston video, Jennifer Aniston foto, Jennifer Aniston berita, Jennifer Aniston Hiburan, Jennifer Aniston malaysia, Jennifer Aniston Melayu, Jennifer Aniston gambar, Jennifer Aniston lagu, Jennifer Aniston cinta, Jennifer Aniston cerita, Jennifer Aniston bf1,Berita Hiburan musik, Berita Hiburan video, Berita Hiburan, Berita, Hiburan cinta, Berita Hiburan berita, Berita Hiburan awek, Berita Hiburan kontraksi, Berita Hiburan Hiburan, Berita Hiburan malaysia, Berita Hiburan Melayu, Berita Hiburan, Berita Hiburan Indonesia,Berita Hiburan gambar, Berita Hiburan cerita, Berita Hiburan pilihan, Berita Hiburan kl, Berita Hiburan bf1, Artis musik, Artis video, Artis foto,ArtisArtis berita, Artis awek, Artis kontraksi, Artis Hiburan, Artis malaysia, Artis Melayu, Artis Indon, Artis Indonesia, Artis gambar, Artis cerita, Artis pilihan, Artis kl, Artis bf1, Artis foto, Artis Indon, Artis cinta, hiburan malaysia, hiburan melayu, hiburan korea, hiburan jepun, hiburan, tayang, tayang gambar, tayang hantu, tayang artis, tayang malaysia, tayang indonesia, korea, tayang jepun, tayang china, tayang hongkong, lagu, lagu malaysia, lagu cina, lagu hantu, lagu lagu, lagu korea, lagu jepun, lagu gay, lagu indon, lagu indonesia, lagu melayu, lagu bf1